Meramu kata
menilik rasa
bertaut puja
mendendangkan roh senyawa
Aku terbang mengikuti camar
mengitari bayu di helai mimpi
hanyut terbuai di makan sepi
tiada nafas datang menghampiri
Kian,
Kian,
sejenak terdampar di lautan rindu
menganga rahim-rahim cinta
menari onak dalam ombak yang tiada henti
harap jadi, temukan di jaga nanti.
Tapi,
masih adakah dia menanti diujung Mimpi?
Tanjungpinang, Sentilan kata Buat Yang Merindu 7 Januari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar